Konstruksi???

4/19/2013


Kenyataan adalah Konstruksi. ya, saya pikir memang demikian adanya. 
sebagai contoh hari ini (19-o4-2013) ada seorang mahasiswa FEUI yg meninggal dunia karena tertabrak Kereta api di perlintasan stasiun Pocin (innalilahi waiinalailahi rajiun). Maka tak dapat dipungkiri Setiap orang atau kelompok yang mendengar peristiwa tsb pasti akan mengkonstruksinya sedemikian rupa. 
Seorang wartawan majalah islami yg tak perlu disebut namanya akan mencari2 informasi ttg hal2 yg dilakukan sebelum kejadian. Bisa saja nantinya pemberitaan yg diwartakan berbunyi "kecelakaan akibat tidak di ridhai oleh orang tua saat pergi ke kampus."
Lain lagi dengan wartawan trsebut, Seorang pengamat politik kurang lebih akan melihat  bahwa kejadian tersebut adalah karena adanya kelalaian pemerintah dalam melindungi rakyatnya. Tata kelola yg buruk adalah penyebabnya.
berbeda lagi, Seorang psikolog akan melihat kejadian ini sebagai faktor psikologis darah muda yg tidak sabar dalam hal menunggu kereta lewat. 
lebih berbeda lagi, seorang pemuka agama akan melihat bahwa hidup, meninggalnya seseorang sudah ditentuka di lauh mahfudz oleh Allah swt.
Namun, seorang fisikawan secara umum akan mencoba melukiskan kenyataan tersebut berdasarkan dalil percepatan dan keepatan kereta api yg menyebabkan tkematian. Rumus2 fisika yg rumit akan ia sandarkan untuk menelaah realita tsb.
Ya,,, sekali lagi kenyataan adalah konstruksi. Konstruksi ilmu pengetahuan, konstruksi sosial, konstruksi individual. 
kita tidak dapat melihat realitas sebagaimana adanya, setiap orang punya konstruksinya masing2. Namun tetap saja, saya dengan tegas menolak relativisme...!!!

You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Gallery