Menjadi Objek Kajian

5/15/2013

FIB UI, 14 Mei 2013
Seusai kuliah filsafat manusia, Saya , 
Kumara, dan Deny berniat menuju ke perpustakaan. Namun ditengah2 jalan tepatnya di depan gd IX, tiba2 kami di hadang oleh seorang perempuan yg mengaku dirinya sbg mahasiwi psikologi UI. Kami sih santai saja, ternyata si mahasiswi tsb meminta dua orang dari kami untuk menjadi objek penelitiannya. Oya, usut punya usut trnyata mahasiswi tsb angkatan 2011 dan diapun tidak sendirian melainkan brsama teman2nya. Mereka bilang kami dijadikan objek penelitian untuk menyelesaikan tugas "perilaku kelompok" Akhirnya dua orang itu adalah saya sendiri dan teman saya yaitu kuma. Lalu kami dipertemukan dengan orang-orang yang belum kami kenal. Jadi saya dan kuma akan satu kelompok dengan orang2 yg belum kami kenal untuk menyelesaikan suatu misi. Then, mision tsb adalah eng ing eng. "Bikin Puisi". Yaps, saya sih santai saja, walaupun saya sekelompok dengan orang2 yg tidak saya knali sbleumnya. Akhirnya puisi tsbutpun jadi. Setelah itu kami disuruh mengisi borang yg kurang lebih isinya tentang perilaku kami dalam klompok tsb. Canggung atau tidak, aktif atau tidak, dan sebagainya.
----------------
satu pertanyaan kritis saya sebagai orang yg udah ngambil epistemologi dan filsafat ilmu adalah "apakah subjek peneliti yang menjadikan kami sebagai objek penelitian itu hasilnya benar2 objektif dan apa adanya. saya rasa tidak. Kenaa? karena sebelum kelompok tsb melakukan misinya, kami sudah dikasih tau trlebih dajulu bahwa ini adalah bagian dari penelitian mereka. tentu saja, pasti ada distorsi bahwa subjek peneliti telah mempengaruhi objek peneliatian yg paling dinamis. yaitu manusia. Namun, terlepas dari itu semua setidaknya saya dikasih pulpen "Standard" warna hitam. yah, lumayanlah, mereka senang sayapun ikut senang. hahaha

You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Gallery