Mereka itu kami sebut MaBa

8/08/2014


Setiap bulan agustus, ada wajah2 baru yg menampakan dirinya di kampus ini. Ya, merekalah yg kemudian kami labelisasi dengan sebutan: "MaBa" (Baca: Mahasiswa Baru). Labelisasi ini tentu bukan sebutan tanpa alasan, sebabnya mereka itu memang mempunyai daya tarik tersendiri untuk disebut demikian. Tidak hanya karena memang mereka lebih hijau secara akademis dibanding kami, guratan wajah polos mereka itulah yg membuat kami tak segan mengobservasi, mengeksplorasi, bahkan hingga mengekspoloitasi yg sesungguhnya bertujuan untuk mengafirmasi kehadiran mereka. Jadi, berterimakasihlah kepada kami ya! 



Sekitar 3 tahun yg lalu, kami pun juga sama saja dengan mereka, kami juga dilabelisasi dengan sebutan "MaBa", Entah labelisasi tersebut memiliki implikasi moral atau tidak, namun yg jelas ada sedikit rasa banga yg menjalar ditubuh kami ketika dilabelisasi sepeti itu. Dan, sebagaimana lazimnya perjalanan umat manusia di mana selalu (mungkin) terdapat titik awal, kami pertama-tama diberi tugas awal untuk membuat suatu komik yg tidak bebas nilai. Akhirnya, jadilah komik sederhana yg berjudul "Mahasiswa Peduli Lingkungan" 

Seiring berjalannya waktu, hingga kami menulis di detik ini dan terutama juga selain labelisasi "MaBa" yg sudah tentu hilang dari dalam diri kami. Ada sesuatu hal yg semakin membedakan diinternal diri kami sendiri, jika 3 tahun yg lalu orientasinya adalah bagaimana menyelesaikan tugas2 yg tidak bebas nilai, maka sekarang rasanya masing-masing dari kami sudah memiliki pola pikir yg begitu kompleks dan saling bertolak belakang satu sama lain. Lihatlah kami, masing-masing sudah berposisi dan memiliki pengheliatan, penciuman, dan pendengaran yg sangat ideologis. Bahkan, semut yg lewat dihadapan kami pun, boleh jadi ditafsirkan secara berbeda. 

Yasudahlah, selamat datang hei kau "MaBa" 
Selamat belajar, dan yakinlah, kalian juga akan berposisi seperti kami 

NB : Semoga kita semua tetap peduli lingkungan..



You Might Also Like

0 komentar

Google+ Followers

Gallery